Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar

BERITA VIRAL ISLAM 9: ASTAGHFIRULLAH, LGBT MENDUNIA

Memurnikan Aqidah, Menebar Sunnah, Dakwah Wasathiyah

BERITA VIRAL ISLAM 9: ASTAGHFIRULLAH, LGBT MENDUNIA

 

“DUNIA TERJANGKIT LGBT”

(Ditulis oleh Anggota UKM LD Asy-Syari’ah MPM FH-UH)

Di era modern ini, pengaruh kebebasan pergaulan dan perilaku semakin merajalela, utamanya di kalangan anak muda. Ada sebuah fenomena yang sangat ironis, yang akhir-akhir ini menjadi konsumsi hari-hari media bahkan kita, Ya fenomena menyimpang LGBT.

Munculnya trend gaya atau komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) ini banyak menuai keresahan di berbagai kalangan, pasalnya mereka sudah tidak segan dan malu menampakkan perbuatannya dikhalayak ramai. Mereka sudah terang-terangan melakukan penyimpangan bahkan berkampanye demi kelegalan kelompoknya. Lebih ironisnya lagi, tidak sedikit dari mereka menganggap penyimpangan satu ini sebagai sebuah peradaban yang sangat modern, gaul, kekinian dan kebebasan tanpa batas atas nama hak asasi manusia, pun juga tidak sedikit yang empati terhadap kaum menyimpang LGBT ini.

LGBT atau lebih dikenal dengan istilah homoseksual merupakan sejelek-jelek perbuatan keji yang sungguh tidak layak dilakukan oleh manusia normal manapun. Sebab Allah telah menciptakan manusia terdiri dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan perempuan sebagai tempat laki-laki menyalurkan nafsu biologisnya, dan demikian sebaliknya. Sedangkan perilaku homoseksual merupakan bentuk perlawanan terhadap tabiat yang Allah telah ciptakan. Perilaku homoseksual merupakan kerusakan yang amat parah. Padanya terdapat unsur-unsur kekejian dan dosa perzinaan, bahkan lebih parah dan keji dari pada perzinaan.

Aib wanita yang berzina tidaklah seperti aib laki-laki yang melakukan homoseksual. Kebencian dan rasa jijik kita terhadap orang yang berbuat zina tidak lebih berat dari pada kebencian dan rasa jijik kita terhadap orang yang melakukan homoseksual. Sebabnya adalah meskipun zina menyelisihi syariat akan tetapi zina tidak menyelisihi tabiat yang telah Allah ciptakan (diantara laki-laki dan perempuan). Sedangkan homoseksual menyelisihi syariat dan tabiat sekaligus.

Para alim ulama telah sepakat tentang keharaman homoseksual. Allah Subhanahu wa Ta’ala dan rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mencela dan menghina para pelakunya.

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ﴿٨٠﴾إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelum kalian? ‘Sesungguhnya kalian mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsu kalian (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kalian ini adalah kaum yang melampui batas” [Al-A’raf/7: 80-81]

Dalam kisah kaum Nabi Luth ini tampak jelas penyimpangan mereka dari fitrah. Sampai-sampai ketika menjawab perkataan mereka, Nabi Luth mengatakan bahwa perbuatan mereka belum pernah dilakukan oleh kaum sebelumnya.

Dampak Negatif Homoseksual dari Sisi Kesehatan

Islam sangat keras dalam memberikan hukuman atas kejahatan yang satu ini karena dampaknya yang buruk dan kerusakan yang ditimbulkannya kepada pribadi dan masyarakat.
Dampak negatif tersebut di antaranya :

1. Benci terhadap wanita
Kaum Luth berpaling dari wanita dan kadang bisa sampai tidak mampu untuk menggauli mereka. Oleh karena itu, hilanglah tujuan pernikahan untuk memperbanyak keturunan. Seandainya pun seorang homo itu bisa menikah, maka istrinya akan menjadi korbannya, tidak mendapatkan ketenangan, kasih sayang, dan balas kasih. Hidupnya tersiksa, bersuami tetapi seolah tidak bersuami.
2. Efek Terhadap Syaraf
Kebiasaan jelek ini mempengaruhi kejiwaan dan memberikan efek yang sangat kuat pada syaraf. Sebagai akibatnya dia merasa seolah dirinya diciptakan bukan sebagai laki-laki, yang pada akhirnya perasaan itu membawanya kepada penyelewengan. Dia merasa cenderung dengan orang yang sejenis dengannya.
3. Efek terhadap otak
4. Menyebabkan pelakunya menjadi pemurung
5. Seorang homoseks selalu merasa tidak puas dengan pelampiasan hawa nafsunya.
6. Hubungan homoseksual dengan kejelekan akhlaq
Kita dapatkan mereka jelek perangai dan tabiatnya. Mereka hampir tidak bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, yang mulia dan yang hina.
7. Melemahkan organ tubuh yang kuat dan bisa menghancurkannya. Karena organ-organ tubuhnya telah rusak, maka didapati mereka sering tidak sadar setelah mengeluarkan air seni dan mengeluarkan kotoran dari duburnya tanpa terasa.
8. Hubungan homoseksual dengan kesehatan umum.
Mereka terancam oleh berbagai macam penyakit. Hal ini disebabkan karena merasa lemah mental dan depresi.
9. Pengaruh terhadap organ peranakan.
Homoseksual dapat melemahkan sumber-sumber utama pengeluaran mani dan membunuh sperma sehingga akan menyebabkan kemandulan
10. Dapat meyebabkan penyakit thypus dan disentri
11. Spilis, penyakit ini tidak muncul kecuali karena penyimpangan hubungan sek
12. Kencing nanah
13. AIDS, para ahli mengatakan bahwa 95% pengidap penyakit ini adalah kaum homoseks.

Sudah sangat jelas dari sisi manapun syariat, tabiat, medis, bahkan sosial bahwa LGBT adalah gerakan yang sangat menyimpang dan tidak membawa dampak positif sedikitpun. Terlepas dari LGBT adalah perbuatan keji yang menyalahi fitrah, dikutip dari tulisan Prof. Sarlito Wirawan Sarwono menyatakan ternyata LGBT yang sudah dengan terang-terangan beramai-ramai mengampanyekan kelompoknya ini mempunyai maksud tertentu dan rencana yang besar jangka panjang, mereka akan membentuk sekte baru melalui gerakan penularan sedunia. Prof. Sarlito dalam tulisannya yang berjudul “LGBT SEBUAH SEKTE SEX BARU melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA” mengungkapkan bahwa LGBT merupakan sebuah gerakan : Organized Crime yang secara sistematis dan massif sedang menularkan sebuah penyakit, bukan semata perilaku partikular, sebuah kerumunan bahkan bukan lagi semata-mata sebuah gaya hidup, tapi sebuah harakah : Movement.

Prof. Sarlito telah mengumpulkan begitu banyak kesaksian di kampus-kampus tentang mahasiswa-mahasiswa normal yang dipenitrasi secara massif agar terlibat dalam LGBT dan tidak bisa keluar lagi darinya. Perilaku mereka sangat persis seperti sebuah sekte, kultus atau gerakan-gerakan eksklusif lainnya : fanatik, eksklusif, penetratif dan indoktrinatif.
Ya, ini telah berkembang menjadi sebuah sekte seksual.

Kenapa mereka perlu menjadi sebuah gerakan ?

Karena target mereka tak main-main : mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal. Dan untuk itu mereka membutuhkan beberapa prasyarat :
Pertama, jumlah mereka harus signifikan secara statistik, sehingga layak untuk mengubah asumsi, taksonomi dan kategorisasi
Kedua, keberadaan mereka telah memenuhi persyaratan populatif, sehingga layak disebut sebagai sebuah komunitas
Ketiga, perilaku mereka telah diterima secara normatif menurut persyaratan kesehatan mental dari WHO. Untuk memenuhi ketiga hal ini, maka organisasi ini harus mampu menularkan penyimpangannya secara eksponensial kepada lingkungannya. Mereka telah mempelajari hal itu dari keberhasilan “perjuangan” saudara-saudara mereka di Amerika Serikat. Mereka sadar, pertumbuhan jumlah mereka hanya bisa dilakukan lewat penularan, mengingat mereka tak mungkin tumbuh lewat keturunan. Mereka sadar, tanpa penularan mereka akan punah.

Kenapa harus menyasar mahasiswa ?

Sebenarnya yang ingin mereka sasar ada dua : Pertama, mahasiswa; dan yang kedua, institusi akademik. Mereka menyasar mahasiswa, karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost. Sedangkan institusi akademik perguruan tinggi mereka butuhkan untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas “kenormalan” mereka. Mereka bergerilya secara efektif, dengan dukungan payung HAM dan institusi internasional.

Kita berdo’a semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita dan anak keturunan kita agar tidak terjerumus dalam gelimang dosa yang penuh kekejian ini dan memberikan hidayah kepada mereka yang telah terlanjur untuk kembali kepada keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari Lumpur dosa ini. Allahu Ta’ala A’lam.

Sumber:

– https://almanhaj.or.id/2107-gay-lesbian-homoseksual.html
http://rodja.tv/641(LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) – Kacamata Islam – Rodja TV)
– Tulisan Prof. Sarlito Wirawan Sarwono “LGBT SEBUAH SEKTE SEX BARU melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA”.

 

No Comments

Add your comment